Bandung, 24 Maret 2026 — Acara Halal Bihalal yang digelar di kediaman Mbak Indari Mastuti, Founder Indscript Creative dan Indscript Community berlangsung penuh kehangatan.
Pertemuan ini berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.30 WIB. IIDN kedatangan tamu dari berbagai komunitas penulis dan penggerak perempuan yang berbaur menjadi satu dalam kebersamaan.

Acara ini dihadiri oleh Sari Agustia, CEO Indscript Creative, Tri W. Handayani, salah satu Pembina Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN), Novi Herdiani, Ketua Umum Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) beserta para member, Feny Solehati, Ketua Umum Ibu-Ibu Doyan Bisnis (IIDB) beserta para member, Tutty Amalia Idat, perwakilan dari komunitas NJD,Titik Jeha, dari komunitas Guru Inspiratif dan Joeragan Artikel. Hadir pula, Evi Fauziah Fazeh, Tim Divisi Buku IIDN yang datang jauh-jauh dari Tangerang Selatan.
Silaturahmi terjalin di antara para peserta. Masing-masing tak lupa membawa aneka makanan potluck serta saling bercerita soal suka duka hidup dan pengalaman dalam membangun komunitas
Menurut Mbak Indari Mastuti, pertemuan ini menjadi hal yang penting bagi komunitas untuk saling mendukung satu sama lain.
Banyak sekali komunitas besar yang terjalin dari pertemuan kecil dan sederhana, namun memiliki berdampak besar bagi lingkungan sekitarnya.
Ada satu sesi menarik yang dilakukan saat kegiatan, yaitu sesi refleksi yang dibawakan oleh Sari Agustia tentang mengenai makna kembali kepada fitrah setelah menjalani berbagai perjalanan hidup.
Penjelasan tersebut disampaikan secara sederhana namun menyentuh, mengingatkan bahwa setiap orang selalu memiliki kesempatan untuk kembali menjadi pribadi yang lebih baik.
Dalam sesi berbagi, Indari juga menceritakan perjalanan komunitas yang dibangun selama ini. Ia menjelaskan bahwa semuanya berawal dari langkah kecil melalui media sosial hingga akhirnya berkembang menjadi komunitas yang aktif dan terus bertumbuh.
Meski perjalanan tidak selalu mudah, komunitas tersebut tetap bertahan dan menjadi ruang belajar serta saling mendukung bagi para anggotanya.
Indari juga mengingatkan pentingnya kekuatan tulisan bagi setiap anggota komunitas.
Menurutnya, tulisan bukan hanya rangkaian kata, tetapi juga menjadi warisan pemikiran, pengalaman, dan nilai kebaikan yang dapat memberikan dampak luas bagi banyak orang.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan komunitas dan ruang-ruang pertemuan yang menguatkan perempuan, acara ini turut disponsori oleh produk Ciomy. Produk ini dikenal sebagai salah satu brand yang menghadirkan pilihan makanan ringan yang praktis dan digemari berbagai kalangan. Kehadiran Ciomy dalam kegiatan ini tidak hanya menambah semarak suasana kebersamaan, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap aktivitas komunitas yang mendorong kreativitas, kolaborasi dan silaturahmi.
Kolaborasi semacam ini dinilai semakin relevan di tengah berbagai tantangan global yang diperkirakan akan semakin terasa menuju Krisis 2030. Dalam kondisi yang tidak selalu pasti, komunitas dinilai menjadi salah satu kekuatan sosial yang mampu menjaga semangat, memperkuat jaringan, serta membuka peluang baru bagi anggotanya untuk tetap bertahan dan berkembang dalam berbagai situasi.
Acara Halal Bihalal bukan hanya utuk menjalin silaturahmi semata. Acara ini menjadi pengingat bahwa perubahan besar tidak selalu lahir dari panggung besar. Terkadang, perubahan justru lahir dari ruang sederhana, dari pertemuan kecil yang dipenuhi ketulusan.
Hari itu, rumah bukan hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi tempat pulang bagi banyak hati yang ingin kembali saling menguatkan dalam perjalanan hidup dan karya.
IIDN ingin selalu menjadi rumah bagi setiap perempuan penulis dan penggerak untuk bisa selalu berkarya dan berdaya meski dari dalam rumah.





